selamat datang

disini tempatnya artikel seru
Tampilkan postingan dengan label perang akhir zaman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label perang akhir zaman. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Maret 2011

Armageddon - Perang Akhir Zaman

Peperangan Armageddon adalah peristiwa pertama sebagai permulaan dari serentetan huru-hara di akhir zaman, pertempuran ini adalah perang penghancuran dan nuklir yang akan memusnahkan sebagian besar senjata-senjata strategis…
Pengenalan Perang Armageddon
Perang Armageddon adalah:
1.     Peristiwa besar dan perang kehancuran
2.    Pertemuan strategi dari perang raksasa yang sudah dekat waktunya
3.    Perang persekutuan internasional (Perang Dunia) yang akan segera datang, yaitu yang sedang ditunggu oleh seluruh penduduk bumi pada hari ini
4.    Ia adalah perang politik dan agama
5.    Ia adalah perang raksasa oleh banyak pihak
6.    Ia adalah perang yang paling besar dan dahsyat dalam sejarah
7.    Ia adalah awal dari kemusnahan
8.    Ia adalah perang yang dimulai dengan menyeluruhnya ‘perdamaian palsu’, sehingga orang-orang berkata, ‘perdamaian sudah datang’, ‘keamanan sudah datang’, padahal kenyataannya adalah sebaliknya

Ilustrasi
Armageddon adalah kata-kata yang berasal dari bahasa Ibrani yang terdiri dari dua kata yaitu:
1.     “Ar” yang berarti gunung atau bukit
2.    “Mageddo” adalah nama dari sebuah lembah di Palestina, yang mana lembah ini merupakan medan pertempuran yang akan datang tersebut, yang akan membentang dari “Mageddo” di utara sampai ke “Edom” di selatan yang berjarak sekitar dua ratus mil dan sampai ke laut putih di barat dan ke bukit Mohab di Timur yang berjarak 100 mil.

Para ahli militer –khususnya ahli perang tempo dulu- memandang bahwa kawasan ini merupakan sebuah tempat yang strategis, dimana setiap panglima yang berhasil menguasai kawasan ini, maka ia akan dengan mudah mematahkan setiap perlawanan musuh.

Ilustrasi

Kata ‘Armageddon’ adalah sebuah istilah yang sudah dikenal bagi para ahli kitab, yang dapat ditemui dalam kitab-kitab suci mereka. Yang dimaksud ahli kitab adalah orang-orang Yahudi dan Nasrani saja. Bagaimanakah hukumnya menggunakan istilah atau keterangan-keterangan dari para ahli kitab? Rasulullah telah bersabda, “Sampaikanlah ajaran-ajaranku walaupun itu hanya satu ayat, dan berbicaralah dari ajaran Bani Israil (Yahudi) dimana tidak ada halangan bagi kalian…..” (HR. Bukhary). Dan di lain hadits Rasulullah bersabda, “Apabila ada ahli kitab yang berbicara (tentang agama), maka janganlah langsung kamu benarkan dan jangan pula langsung kamu dustakan.” (HR. Bukhary)

Perkataan para ahli kitab tentang Perang Armageddon
1.     Dalam kitab Wahyu (revealition) pasal 16 ayat 16 dikatakan, “Dan ruh-ruh setan mengumpulkan sekalian tentara dunia di sebuah tempat bernama Armageddon” (Injil, hal. 388, penerbit Daar Ats Tsaqafah, Mesir)
2.    Ronald Reagen pernah berkata, “Sesungguhnya generasi ini tepatnya adalah generasi yang akan melihat Perang Armageddon.” (Kitab Ramalan dan Politik)
3.    Segala sesuatu pasti akan berakhir dalam beberapa tahun, dimana akan terjadi Perang Dunia yang paling besar, yaitu Perang Armageddon atau perang di dataran Mageddo. (“Kitab Drama Berakhirnya Zaman” oleh Oral Robertus dan “Kitab Akhir Bola Dunia Yang Paling Besar” oleh Hall Lindus, mereka mempercayai tahun 2000 adalah berakhirnya bola dunia secara final)
4.    Jimmy Sujjest berkata, “Aku berkeinginan agar aku dapat mengatakan bahwa kita akan mencapai perdamaian. Akan tetapi aku percaya bahwa perang Armageddon akan datang. Sesungguhnya Armageddon akan datang dan berkecamuk di lembah Mageddo. Ia akan datang. Mereka bisa saja menandatangani perjanjian-perjanjian perdamaian yang mereka inginkan. Namun, sesungguhnya hal itu tak akan merealisasikan apa pun. Sebab, bagaimana pun juga hari-hari hitam itu akan datang.” (Kitab Janji yang Benar dan Janji yang Dusta)
5.    Gerry Folwel, seorang pemimpin fundamentalis Kristen berkata, “Sesungguhnya Armageddon adalah sebuah hakikat (realita) dan sangat nyata, akan tetapi kita bersyukur karena ia akan terjadi pada akhir hari sejagat.” (Kitab Ramalan dan Politik)
6.    Shofeld berkata, “Sesungguhnya orang-orang Kristen yang ikhlas hendaknya bergembira dengan peristiwa ini. Karena begitu pertempuran yang terakhir ini (Armageddon) dimulai, maka Isa al-Masih akan segera mengangkat mereka ke awan, dan mereka akan diselamatkan oleh al-Masih serta tidak akan menghadapi kesusahan apa pun yang terjadi di bumi.” (Kitab Ramalan dan Politik)

Perkataan-perkataan di atas merupakan suatu keanehan dari ahli kitab yang menunjukkan betapa besar kepercayaan mereka akan peperangan Armageddon dan dekatnya kedatangan perang tersebut.

Kaum Muslim dan Perang Armageddon

Memang aneh, pada saat kita mengetahui perkataan-perkataan ahli kitab, maka telah banyak dan datang secara bertubi-tubi peristiwa yang menguatkan perihal akan terjadinya perang Armageddon. Dan bahwa ia adalah realita yang tak dapat dipungkiri lagi. Sebab, kita menemukan banyak orang dari kaum Muslimin yang tidak mengerti apa itu Armageddon? Dan apa-apa yang dimaksud dengan kata yang berbahaya ini (dalam hal Armageddon sebagai istilah kamus ahli kitab)?
Kita tidaklah memaksudkan kalimat Armageddon sebagai suatu kata atau istilah saja, akan tetapi sebagai suatu pengertian dan isyarat. Karena, ia adalah sebuah kata yang mempunyai arti cukup banyak.
Sebagian pemikir-pemikir Islam telah mulai memperhatikan masalah pertempuran ini dan penekanannya bahwa:

1.     Pertempuran yang menentukan sudah dekat kedatangannya dan ia pada saat ini sedang dipersiapkan.
2.    Perang tersebut adalah perang strategis, nuklir, dan bersifat internasional.
3.    Orang Yahudi akan mengalami kekalahan dalam pertempuran tersebut.

Bahwa perang Armageddon adalah perang persekutuan (internasional), dimana kaum Muslimin dan Kaum Rum (Eropa dan Amerika) tidak diragukan lagi akan menyatu menjadi satu blok. Kemudian mereka akan melawan suatu musuh yang berserikat, yang mana mereka itu belum kita ketahui. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah, “Suatu musuh di belakang mereka….” Walaupun realita modern menunjukkan, bahwa blok musuh kita tersebut adalah blok Timur Komunis atau Syi’ah, dan kemenangan akan berada di tangan kita.
Adapun tentang orang-orang Yahudi, maka rujukan kita tidak ada hal-hal yang menunjukkan peranan mereka dalam perang dunia ini. Akan tetapi tidak diragukan lagi, bahwa mereka ikut terjun dalam pertempuran ini. Dan bahkan merekalah yang mengobarkan api peperangan ini. Hingga dua pertiga jumlah Yahudi akan musnah dalam pertempuran dimaksud.
Adapun sepertiga jumlah mereka yang lain, maka mereka tersebut akan ditumpas oleh kaum Muslimin pada zaman Imam Mahdi, tepatnya setelah turunnya Isa al-Masih putra Maryam.
(Melihat perkembangan terakhir ini, Juli 2004, bahwa resolusi PBB menganggap tembok pemisah yang dibangun Yahudi tidak sah dan harus dihancurkan. Resolusi yang diajukan Palestina ini didukung oleh Uni Eropa (Rum) dan juga oleh sekitar 140 negara lain, sementara resolusi ini ditentang oleh hanya lima negara termasuk Yahudi dan Amerika. Akankah perang Armageddon melibatkan dua kubu ini? Wallahualam, -peringkas-).
Rasulullah bersabda, “Kalian akan mengadakan perdamaian dengan bangsa Rum dalam keadaan aman. Lalu kalian akan berperang bersama mereka melawan suatu musuh dari belakang mereka. Maka kalian akan selamat dan mendapatkan harta rampasan perang. Kemudian kalian akan sampai ke sebuah padang rumput yang luas dan berbukit-bukit.
Maka berdirilah seorang laki-laki dari kaum Rum lalu ia mengangkat tanda salib dan berkata, ‘Salib telah menang’. Maka datanglah kepadanya seorang lelaki dari kaum muslimin, lalu ia membunuh laki-laki Rum tersebut. Lalu kaum Rum berkhianat dan terjadilah peperangan, dimana mereka akan bersatu menghadapi kalian di bawah 80 bendera, dan di bawah tiap-tiap bendera terdapat dua belas ribu tentara.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, dan Ibnu Majah)
Nash (teks) hadits di atas dengan jelas menerangkan bahwa di sana ada dua peperangan yang akan terjadi, yaitu:
1. Perang Dunia Armageddon, dimana peperangan ini telah diketahui akan terjadi oleh semua pihak
2. Perang yang dalam hadits disebutkan sebagai Peperangan Terbesar (Al-Malhamah Al-Kubra). Perang ini tidak diketahui kecuali oleh sebagian orang. Sementara pihak-pihak yang berperang dalam pertempuran ini adalah pihak kaum Muslimin menghadapi pihak Rum, setelah terjadinya perang Armageddon, dimana pihak Rum telah berkhianat terhadap kita dalam perang tersebut.

Peperangan Armageddon adalah peristiwa pertama sebagai permulaan dari serentetan huru-hara di akhir zaman, pertempuran ini adalah perang penghancuran dan nuklir yang akan memusnahkan sebagian besar senjata-senjata strategis. Setelah itu, alat-alat dan senjata yang dipakai dalam peperangan selanjutnya adalah pedang, panah, dan kuda.
Hal tersebut tidaklah aneh untuk terjadi, karena sudah menjadi Sunnatullah sejak dari kebudayaan-kebudayaan zaman dulu akan adanya kehancuran setelah kejayaan, dan kejatuhan setelah ketinggian. Sedangkan kebudayaan abad ke-20 telah mencapai puncak kreasi dan inovasi dunia, bahkan orang-orang mulai sibuk bicara tentang perang bintang.
Maha Suci Allah, tiada yang akan terjadi setelah puncak ketinggian kecuali kejatuhan dan kehancuran. Armageddon akan berkecamuk di Bumi Palestina dimana di sana akan bertemu kumpulan-kumpulan pasukan raksasa.

Armageddon Menurut Bibel & Al-Hadist

Armageddon adalah nama sebuah gunung di Palestina atau Israel. Arti Armageddon sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu Ar berarti Gunung (Har dalam bahasa Ibrani atau Hebrew) dan Mageddon (Magiddo) adalah nama kota kuno di wilayah Israel sebelah Utara.
Kota Magiddo terletak di pegunungan Samaria tempat gunung ini membentang dari Magiddo di Utara sampai ke Hebron di Selatan.
Istilah Armageddon berasal dasri bahasa Yunani dan di kalangan kaum muslimin istilah Armageddon sama dengan Al Majidun “kemuliaan”, yaitu Perang Kemuliaan. Hal ini ditemukan dalam beberapa manuskrip yang tersimpan dalam perpustakaan-perpustakaan Islam di Timur Tengah.
Di dunia Barat, Armageddon telah menjadi diskursus yang cukup urgen hingga sekarang, baik kalangan Kristen maupun Yahudi, dari rakyat biasa sampai Presiden. Sebagian mereka menganggap bahwa Armageddon adalah peristiwa jatuhnya meteor ke Bumi, padahal itu adalah pemahaman yang salah. Bahkan sebuah film pernah dibuat dengan judul Armageddon yang mengisahkan tentang bongkahan meteor sebesar gunung yang bergerak cepat menuju Bumi, maka dikirimlah utusan atau “Mesias” berupa pesawat luar angkasa yang akan menghancurkan meteor tersebut sehingga tidak jadi ke atmosfir Bumi.Semua itu sangat jauh dari apa yang dimaksud dengan Armageddon itu sendiri. Peristiwa jatuhnya meteor ke Bumi hanyalah salah satu episode dalam Armageddon. Lantas apa hakikat sebenarnya tentang Armageddon?
Sebagai jawaban singkat, Armageddon adalah peristiwa besar di akhir zaman yaitu perang dunia terbesar di akhir zaman yang dimulai dari Magiddon sebuah kota di Israel di pegunungan Samaria.
Nabi Muhammad SAW menyebut Perang Akhir Zaman ini sebagai Al Malhamah Al Kubro, suatu huru-hara besar yang belum pernah ada tandingannya, yang merupakan arena penampakan kuasa Allah untuk membungkus kesombongan orang kafir.

Mereka yang sombong atau merasa bangga dengan kecanggihan senjata, bangga dengan kekuatan tentara, kesemuanya itu akan tidak ada artinya dalam Armageddon atau Al Malhamah Al Kubro. Segala senjata dan banyaknya tentara tidak berarti di medan Armageddon. Armageddon adalah arena penampakan qudratullah, kuasa Allah.
Imam Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW. bersabda: “Tidak akan datang hari kiamat sehingga kaum muslimim memerangi kaum Yahudi dan membunuh mereka. Sehingga bersembunyilah orang-orang Yahudi di belakang batu atau kayu, kemudian batu atau kayu itu berkata, ‘Wahai orang muslim, wahai hamba Allah, ini ada orang Yahudi di belakang saya, kemarilah dan bunuhlah dia!’ Kecuali pohon Gharqad (yang tidak berbuat demikian) karena ia termasuk pohon Yahudi.”
Imam Bukhari meriwayatkan dari Abdullah bin Umar bahwa Rasulullah SAW. bersabda: “Kalian akan diperangi oleh bangsa Yahudi. Lalu, kalian diberi kemenangan atas mereka, sampai-sampai batu pun akan berbicara, ‘Hai muslim, ini seorang Yahudi di balikku, bunuhlah ia!”
Dua hadist di atas merupakan gambaran tentang episode akhir dari Armageddon. Armageddon yang merupakan peperangan di akhir zaman akan menggilas seluruh kekuatan Yahudi dan negara Israel serta sekutu-sekutunya di seluruh belahan dunia. Betapa hebatnya pertempuran itu, sampai-sampai batu dan kayu ikut berbicara menunjukkan tempat persembunyian Yahudi. Wallahu’alam!
Kitab mereka sendiri juga mengatakan hal tersebut. Bibel pasal Yehezkiel (7:15) berjudul Kesudahan Yerusalem menyebutkan, “Pedang ada di luar kota, sampar dan kelaparan ada di dalam. Barang siapa (Yahudi) yang di luar kota akan mati karena pedang, dan berang siapa (Yahudi) yang ada di dalam kota akan binasa oleh kelaparan dan sampar.”
Hal ini dipertegas dalam Bibel Kitab Yehezkiel pasal 6 ayat 11-14: “Beginilah firman Tuhan Allah, ‘Bertepuklah dan entakkanlah kakimu ke tanah dan serukanlah, ‘Awas!’ Oleh sebab segala perbuatan kaum Israel yang keji dan jahat, mereka akan rebah mati karena pedang, kelaparan, dan penyakit sampar. Yang jauh akan mati karena sampar, yang dekat akan mati karena kelaparan. Demikianlah Aku akan melampiaskan amarah-Ku kepada mereka. Aku akan mengacungkan tangan-Ku melawan mereka dan tanahnya, dimana saja mereka diam akan Ku buat menjadi musnah dan sunyi sepi mulai dari pedang gurun sampai Ribla”
Peperangan Armageddon ini mempunyai rentang waktu yang lama. Sehingga, menyeret semua negara ke dalam dua poros, yaitu poros kaum kafir yang dipimpin Dajjal dan poros kaum muslimim yang dipimpin oleh Al-Mahdi. Di tengah-tengah berkecamuknya perang ini, turunlah pertolongan Allah kepada kaum muslimin yaitu diturunkannya Isa Almasih Putra Maryam Perawan Suci.
Isa akan turun di menara putih di Timur Damaskus ketika menjelang fajar. Kemudian Isa masuk ke markas kaum muslimin dan ikut dalam barisan shalat Subuh. Setelah itu ia bersama Al-Mahdi akan memimpin kaum muslim menyerbu seluruh markas kaum kafir, bahkan berhasil membunuh Dajjal dan seluruh orang kafir.

Tempat Berlangsungnya Armageddon
Dari berbagai sumber atau literatur, terdapat beberapa tanda sebagai isyarat dekatnya Armageddon.
1. Mengumpulnya Bani Israel ke Tanah Palestina.
Mengumpulnya kembali Bani Israel (Yahudi) ke Palestina untuk yang kedua kali merupakan Janji Akhir Allah kepada Bani Israel. Allah berkehendak mengumpulkan seluruh keturunan Yahudi/Israel ke tanah yang telah dijanjikan kepada nenek moyangnya, untuk kemudian diazab dengan azab yang keras.
Firman Allah: “Dan kami berfirman setelah itu kepada Bani Israel, ‘Berdiamlah kalian di Bumi ini dan apabila datang Wa’dul Akhiroh ‘Janji Akhir’, niscaya kami akan mendatangkan kalian dalam keadaan bercampur baur.” (Al-Israa:104).
Janji Allah untuk mengembalikan Bani Israel ke Yerusalem (Baitul Maqdis) berlangsung dua kali. Pertama, yaitu pada masa Nabi Musa AS. Dengan izin Allah, Nabi Musa menuntun Bani Israel untuk keluar dari Mesir, membebaskan Bani Israel dari cengkeraman Fir’aun. Tapi setelah di Baitul Maqdis, mereka melakukan kedurhakaan lagi. Karena kedurhakaannya itu, maka Bani Israel diazab Allah. Allah mengirimkan Raja Babilonia, yaitu Nebukadnezar untuk menaklukkan Yerusalem. Sehingga, sebagian orang Yahudi/Israel dibunuh dengan pedang dan sebagian lainnya dibawa sebagai budak ke Babilonia.
Kedua, mengumpulnya Bani Israel untuk yang kedua kali (janji akhir) terjadi mulai tahun 1948, yaitu sejak kaum Yahudi memproklamasikan berdirinya negara Israel. Dari sinilah eksodus besar-besaran keturunan Yahudi/Israel dari Amerika, Eropa, dan Uni Sovyet untuk kembali ke Baitul Maqdis. Syarat untuk dapat diterima menjadi warga negara Israel adalah harus bisa menunjukkan 4 keterunanannya ke atas dari garis ibu adalah Yahudi murni.
Dalam undang-undang Kembali ke Israel (5710 tahun 1950) disebutkan: “Dianggap sebagai Yahudi adalah seorang individu yang dilahirkan dari seorang ibu Yahudi.” Jadi yang menetap di negara Israel saat ini adalah keturunan Yahudi Murni.
Saat ini proses kembalinya orang-orang Yahudi ke negara Israel sedang berlangsung terus. Hal ini menunjukkan sudah dekatnya azab Allah kepada Bani Israel, yang berarti Armageddon sudah diambang pintu. Sebuah takdir bagi kehancuran Ghetto Yahudi Israel yang tidak bisa dihindari
2. Memuncaknya Kedurhakaan Israel
Salah satu tanda bahwa Armageddon sudah dekat adalah ditandai dengan memuncaknya kedurhakaan Israel. Bibel Kitab Yesaya (33 : 7-9) menjelaskan tentang pimpinan Israel yang bernama Ariel yang kejam, yang selalu melanggar perjanjian demi perjanjian, yang tidak menghiraukan kecaman manusia, “Lihat orang-orang Ariel menjerit di jalan, utusan-utusan yang mencari damai menangis dengan pedih. Jalan-jalan raya menjadi sunyi dan seorang pun tiada lagi yang melintas di jalan. Perjanjian sudah diingkari, saksi-saksi ditolak, dan manusia tidak dihiraukan. Negeri berkabung dan merana; Libanon tersipu-sipu dan mati rebah; Saron sudah seperti padang belantara, Basn dan Karmel meluruh daun”
Nama Ariel yang terdapat dalam teks di atas kemungkinan bisa ditafsirkan sebagai Ariel Saron, pimpinan Israel saat ini. Hal ini sangat sesuai dengan sepak terjang pimpinan Israel yang bernama Ariel Saron. Dia sangat kejam, tidak mematuhi perjanjian, bahkan selalu mengingkari. Para saksi yang tidak membela Israel akan diboikot atau ditolak. Dia tidak menghiraukan teguran orang atau bangsa lain. Sehingga pada akhirnya, Ariel akan dikalahkan
3. Munculnya Gerakan Intifadah
Gerakan Intifadah adalah gerakan perlawanan bangsa Palestina kepada Israel dengan cara melakukan aksi lempar batu. Munculnya intifadah merupakan salah satu tanda dekatnya Armageddon. Bibel telah menyebutkan: “Sebab beginilah Firman Tuhan Allah, ‘Biarlah bangkit sekumpulan orang melawan mereka (Israel) dan biarkanlah mereka menjadi kengerian dan rampasan. Kumpulan orang ini akan melontari mereka dengan batu dan memancung mereka dengan pedangnya, membunuh anak-anak laki-laki dan anak perempuan mereka dan membakar habis rumah-rumah mereka. ” (Yehezkiel pasal 23 ayat 46-47).
Sebagian tanda-tanda tersebut ada yang sudah terwujud dan ada yang belum. Tanda-tanda dekatnya Armageddon yang telah dan sedang terwujud adalah kembalinya Bani Israel ke Tanah Palestina. Memuncaknya kedurhakaan Israel dengan Ariel sebagai pemimpin, dan munculnya gerakan Intifadah. Sedangkan tanda-tanda dekatnya Armageddon yang belum terwujud adalah munculnya Imam Mahdi (Al-Mahdi) untuk menghentikan kedurhakaan Israel. Kemunculan Al-Mahdi didahului oleh fenomena hancurnya Irak.
Tentang kebenaran dari semua ini tentu saja hanya Allah SWT Yang Maha Tahu dan Maha Berkehendak. Kita sebagai manusia hanya bisa melakukan ikhtiar sebatas kemampuan yang telah digariskan olehNya.

Pra-Armagedon Battle I: Rusia membangun pangkalan di Tartus Syria (christiani version)

Semakin menujukan kenyataan seperti pernyataan injil bahwa Rusia dan sekutunya akan menyerang Israel. Seperti Nubuatan Allah dalam Yehezkiel 38 dimana Negeri Mesekh dan tubal akan menyerang Israel.


Yehezkiel 38:1-4

38:1 Datanglah firman TUHAN kepadaku:

38:2 "Hai anak manusia, tujukanlah mukamu kepada Gog di tanah Magog, yaitu raja agung negeri Mesekh dan Tubal dan bernubuatlah melawan dia

38:3 dan katakanlah: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Lihat, Aku akan menjadi lawanmu, hai Gog raja agung negeri Mesekh dan Tubal.

38:4 Aku akan menarik engkau dengan mengenakan kelikir pada rahangmu dan membawa engkau ke luar beserta seluruh tentaramu, yaitu pasukan berkuda, semuanya berpakaian lengkap, suatu kumpulan orang banyak dengan perisai besar dan kecil dan semuanya berpedang di tangannya.

Sedangkan Sheba dan Dedan yang adalah Arab Saudi dan yaman pada peta modern sekarang dikatakan dalam injil Yeh 38:13:
Negeri Syeba dan Dedan beserta pembeli-pembeli barangnya, negeri Tarsis beserta pedagang-pedagangnya akan berkata kepadamu: Apakah engkau datang untuk merampas dan mengumpulkan sekutumu untuk menjarah, untuk mengangkut perak dan emas, untuk melarikan ternak dan harta benda dan untuk melakukan perampasan yang hebat sekali?

Tentang Perang akhir zaman ini dicatat dalam Perjanjian lama Yaitu Yehezkiel 38. Beberapa tahun lalu saya banyak berdiskusi dengan teman-teman tenang masalah ini. Bagaimana rusia dan Federasi yang dipimpin iran akan menyerang Israel seperti nubuatan nabi yehezkiel diatas.

Hal ini diperkuat dengan rusia yang membangun pangkalan mereka di Tartus Syria, salah satu kota pelabuhan Syria setelah Latakia:


Bukan saja membangun pangkalan tetapi juga membangun enam kapal induk,sebagai catatan rusiasekarang hanya mempunyai satu kapal induk yaitu: Nikolai Kuznetsov yang dibangun tahun 1985. Masih segar dingatan kita bagaimana Iran sering kali menyeludupkan senjata Ke Gaza dan Hezbullah di Lebanon melewati syria awal November 2009. Baca beritanya:Kapal Penyeludup Senjata Iran Ke milisi Hezbullah di tangkap AL Israel


Kapal induk Rusia, Nikolai Kuznetsov akhir–akhir ini sering mondar mandir dari pangkalannya Murmansk ke laut Mediterania yang dalam15 tahun terakhir merupakan "Danau NATO". Ini adalah taktik politik agresif yang dilancarkan pemerintah putin untuk menunjukan kekuatan militer mereka dengan tujuan menekan barat dan NATO, juga angkatan laut Israel. Bukan saja mengirm kapal Perang mereka ke laut Mediterania, Rusia juga mengirim Armadanya keliling atlantik utara. Dengan meningkatnya kebutuhan akan gas dan minyak, ekonomi rusia sekarang berkembang pesat dan tentu saja modernisasi armada perang mereka juga terus di perbaharui.

Kapal – kapal yang berada dipangkalan Rusia di Sevastopol-Ukraina, akan di pindahkan ke Syria dikarenakan perjanjian dengan ukraina bahwa pangkalan Rusia Di Sevastopol hanya di gunakan sampai 2017. diantara kapal-kapal tersebut juga ada sebuah kapal penjelajah berat Slava class Moskva's SA-N-6 Grumble navalized version of the S-300 (SA-10).

Kita hidup dan menunggu invasi pertama dalam perang Armagedon yang akan dilancarkan rusia dan sekutunya.

Nubuatan juga mengatakan bahwa Laskar Allah akan menghadapi tiga kali Invasi ini dalam Perang armagedon sebelum kedatangan Tuhan Yesus. Laskar Allah sudah dibangkitkan lewat Nubuatan Nabi Yehezkiel.

Masa Depan Dunia

PERANG ARMAGEDDON

Lafadz Armagedon tidak terdapat dalam Hadits, menurut bahasa Ibrani: Ar = gunung atau bukit, Mageddo = nama dari sebuah lembah di Palestina. Sebuah tempat strategis yang memudahkan untuk memenangkan peperangan. Perang Armageddon adalah perang habis-habisan dengan menggunakan seluruh senjata modern, sehingga dunia hanya tinggal puing-puing dan tidak ada lagi alat-alat modern yang tersisa, hingga dunia menjadi seperti kembali ke zaman pertengahan dimana orang-orang hanya naik kuda dan bersenjata pedang, karena benar-benar kehabisan sumber daya manusia maupun sumber daya teknologi. Mungkin perang itu adalah Perang Dunia III. Hanya yang aneh adalah seolah-olah adanya Persekutuan Internasional antara negara-negara Islam dengan bangsa RUM ( bangsa-bangsa Barat) melawan musuh misterius, mungkin melawan semacam Terorisme Internasional yang sudah mendunia secara total. Walaupun kita memenangkan perang, tetapi perang ini adalah semacam perang akhir zaman, suatu perang berkepanjangan secara habis-habisan, sebelum kedatangan Imam Mahdi yang akan memberantas kezaliman di muka bumi.
Sebagaimana penafsiran hadits Nabi saw : Kalian akan mengadakan perdamaian dengan bangsa Rum dalam keadaan aman. Lalu kalian akan berperang bersama mereka melawan suatu musuh dari belakang mereka. Maka kalian akan selamat dan mendapatkan harta rampasan perang. (Hadits shahih riwayat Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah, dishahihkan oleh Albani)
Bagi saya yang pernah melalap kisah-kisah pewayangan (masa kecil saya adalah pemilik taman bacaan) perang ini mungkin semacam Perang Baratayudha. Dimana kita akan melihat seolah-olah peperangan di luar angkasa antara Rudal Pemusnah Batara Kresna yang bernama Panah Cakra melumpuhkan rudal-rudal musuh maupun satelit-satelit militer jejadian pihak musuh dst. Perang Baratayudha inipun adalah peperangan habis-habisan antara dua pihak, sebagai akhir dari konflik antara keluarga Pandawa melawan keluarga Hastina, yang sebenarnya masih satu keturunan.
*Perkataan para ahli kitab tentang Perang Armageddon*
1. Dalam kitab Wahyu (revealition) pasal 16 ayat 16 dikatakan, “Dan ruh-ruh setan mengumpulkan sekalian tentara dunia di sebuah tempat bernama Armageddon” (Injil, hal. 388, penerbit Daar Ats Tsaqafah, Mesir)
2. Ronald Reagen pernah berkata, “Sesungguhnya generasi ini tepatnya adalah generasi yang akan melihat Perang Armageddon.” (Kitab Ramalan dan Politik)
3. Segala sesuatu pasti akan berakhir dalam beberapa tahun, dimana akan terjadi Perang Dunia yang paling besar, yaitu Perang Armageddon atau perang di dataran Mageddo. (“Kitab Drama Berakhirnya Zaman” oleh Oral Robertus dan “Kitab Akhir Bola Dunia Yang Paling Besar” oleh Hall Lindus, mereka mempercayai tahun 2000 adalah berakhirnya bola dunia secara final)
4. Jimmy Sujjest berkata, “Aku berkeinginan agar aku dapat mengatakan bahwa kita akan mencapai perdamaian. Akan tetapi aku percaya bahwa perang Armageddon akan datang. Sesungguhnya Armageddon akan datang dan berkecamuk di lembah Mageddo. Ia akan datang. Mereka bisa saja menandatangani perjanjian-perjanjian perdamaian yang mereka inginkan. Namun, sesungguhnya hal itu tak akan merealisasikan apa pun. Sebab, bagaimana pun juga hari-hari hitam itu akan datang.” (Kitab Janji yang Benar dan Janji yang Dusta)
5. Gerry Folwel, seorang pemimpin fundamentalis Kristen berkata, “Sesungguhnya Armageddon adalah sebuah hakikat (realita) dan sangat nyata, akan tetapi kita bersyukur karena ia akan terjadi pada akhir hari sejagat.” (Kitab Ramalan dan Politik)
6. Shofeld berkata, “Sesungguhnya orang-orang Kristen yang ikhlas hendaknya bergembira dengan peristiwa ini. Karena begitu pertempuran yang terakhir ini (Armageddon) dimulai, maka Isa al-Masih akan segera mengangkat mereka ke awan, dan mereka akan diselamatkan oleh al-Masih serta tidak akan menghadapi kesusahan apa pun yang terjadi di bumi.” (Kitab Ramalan dan Politik)
Imam Mahdi Naik Tahta
Nama lengkap beliau adalah Muhammad bin Abdullah Almahdi Alfathimi Al Quraisy. Imam Mahdi adalah seorang quraisy. Ketika beliau sedang menuju kota Mekah, beliau dibaiat secara paksa untuk memimpin Kekalifahan yang sedang vakum. Hadits-hadits tentang Imam Mahdi telah mencapai derajat mutawatir maknawi (baca: Tanda-tanda Kiamat Yusuf Wabil, hal.195-211).
Al Mahdi berasal dari umatku, yang akan diishlah oleh Allah dalam satu malam. (HR. Ahmad, Ibn Majah, Ash Shahihah No. 2371)
Al Mahdi berasal dari umatku, dari keturunan anak cucuku. (Hadits hasan, Abu Dawud, Ibn Majah, Al Hakim, Ash Shahihah 1:108)
Al Mahdi berasal dari umatku, berkening lebar, berhidung panjang dan mancung. Ia akan memenuhi bumi ini dengan keadilan dan kemakmuran, sebagaimana bumi ini sebelum itu dipenuhi oleh kezhaliman dan kesemena-menaan, dan ia berumur tujuh tahun (masa pemerintahannya). (HR. Abu Dawud, Al Hakim, dihasankan oleh Albani)
Sungguh bumi ini akan dipenuhi oleh kezhaliman dan kesemena-menaan. Dan apabila kezhaliman serta kesemena-menaan itu telah penuh, maka Allah swt akan mengutus seorang laki-laki yang berasal dari umatku, namanya seperti namaku, dan nama bapaknya seperti nama bapakku (Muhammad bin ‘Abdullah). Maka ia akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kemakmuran, sebagaimana bumi telah dipenuhi sebelum itu oleh kezhaliman dan kesemena-menaan. Di waktu itu langit tidak akan menahan setetes pun dari tetesan airnya, dan bumi pun tidak akan menahan sedikit pun dari tanam-tanamannya. Maka ia akan hidup bersama kamu selama 7 tahun atau 8 tahun, dan paling lama 9 tahun. (HR. Thabrani, Al-Bazzar, Abu Nu’aim, Ash Shahihah No. 1529)
Tanda-tanda Kemunculan Al Mahdi dan Pembai’atannya
Siti Aisyah Ummul Mu’minin Radhiyallahu ‘Anha telah berkata: Pada suatu hari tubuh Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bergetar dalam tidurnya. Lalu kami bertanya: Mengapa engkau melakukan sesuatu yang belum pernah engkau lakukan sebelumnya wahai Rasulullah? Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam menjawab: Akan terjadi suatu keanehan, yaitu bahwa sekelompok orang dari umatku akan berangkat menuju Baitullah untuk memburu seorang laki-laki Quraisy yang pergi mengungsi ke Ka’bah. Sehingga apabila orang-orang tersebut telah sampai di sebuah padang pasir (Al Baida’), maka mereka ditelan bumi. Kemudian kami bertanya: Bukankah di jalan padang pasir itu terdapat bermacam-macam orang? Beliau menjawab: Benar, di antara mereka yang ditelan tersebut ada yang sengaja pergi untuk berperang, dan ada pula yang dipaksa untuk berperang, serta ada pula orang yang sedang berada dalam suatu perjalanan, akan tetapi mereka binasa dalam satu waktu dan tempat yang sama. Sedangkan mereka berasal dari arah (niat) yang berbeda-beda. Kemudian Allah swt akan membangkitkan mereka pada hari berbangkit, menurut niat mereka masing-masing.
(HR. Bukhari, Muslim) Sungguh Baitullah ini akan diserang oleh suatu pasukan, sehingga apabila pasukan tersebut telah sampai pada sebuah padang pasir, maka bagian tengah pasukan itu ditelan bumi. Maka berteriaklah pasukan bagian depan kepada pasukan bagian belakang, dimana kemudian semua mereka ditenggelamkan bumi dan tidak ada yang tersisa, kecuali seseorang yang selamat, yang akan mengabarkan tentang kejadian yang menimpa mereka. (HR. Muslim)


Asal kata Armageddon menurut wikipedia adalah dari : Late Latin: Armagedon, Ancient Greek: Harmagedon, Hebrew: har megiddô. Armageddon yang berasal dari bahasa Ibrani terdiri dari dua kata yaitu: 1. “har” yang berarti gunung atau bukit 2. “megiddô” adalah nama dari sebuah lembah di Palestina, yang mana lembah ini merupakan medan pertempuran yang akan datang tersebut, yang akan membentang dari “Mageddo” di utara sampai ke “Edom” di selatan yang berjarak sekitar dua ratus mil dan sampai ke laut putih di barat dan ke bukit Mohab di Timur yang berjarak 100 mil. Perang Armageddon adalah:
1. Peristiwa perang besar dan perang kehancuran di seluruh dunia
2. Pertemuan strategi modern dari perang raksasa yang sudah dekat waktunya
3. Perang persekutuan internasional (Perang Dunia) yang akan segera datang, yaitu yang sedang ditunggu oleh seluruh penduduk bumi pada hari ini
4. Ia adalah perang yang melibatkan politik, agama dan antar bangsa
5. Ia adalah perang raksasa oleh banyak pihak di seluruh dunia
6. Ia adalah perang yang paling besar dan dahsyat dalam sejarah di muka bumi
7. Ia adalah awal dari kemusnahan kehidupan manusia di bumi, sebelum datangnya kehancuran-kehancuran terus-menerus di muka bumi sampai hari turunnya Isa Almasih a.s. untuk menyelamatkan dunia.
8. Ia adalah perang yang dimulai dengan menyeluruhnya ‘perdamaian palsu’, sehingga orang-orang berkata, ‘perdamaian sudah datang’, ‘keamanan sudah datang’, padahal kenyataannya adalah sebaliknya.
Menurut Ahli Kitab :

ARMAGEDDON. Armageddon disebutkan sebagai PERANG DUNIA YANG TERAKHIR.Perang ini akan terjadi di Israel sehubungan dengan kedatangan Yesus yang ke 2. Ayat-ayat yang menjelaskan Perang Dunia ini adalah: Daniel 11:50-45 Joel 3:9-17 Zacharia 14:1-3 Wahyu 16:14-16. Lokasi ini ada di Israel Utara kira2 38 KM sebelah tenggara kota Haifa dan 90 KM sebelah utara kota Jerusalem.Lokasi ini pernah tercatat di dalam Alkitab sebagai lokasi pertempuran Barak vs Kanaan ( Hakim-hakim 4 ) dan Gideon vs Midian ( Hakim-hakim 7 ).
Asal kata ARMAGEDDON ITU. Kata “Armageddon” berasal dari bahasa Ibrani yaitu Har Mageddon. “Har” artinya Bukit. “Mageddon” artinya reruntuhan kota kuno bernama Megiddo yang berada di Lembah Esdraelon disebelah utara Israel. Manurut Alkitab,sejumlah pasukan dalam kekuatan yang besar dari barat dan timur Jerusalem akan bersatu untuk menyerang Jerusalem. Antichrist akan menghancurkan tentara dari selatan yang mengancam kekuasaan Antichrist dan Antichrist ini juga akan menghancurkan Babylon di timur sebelum Antichrist sendiri yang akhirnya akan mengerahkan kekuatannya ke Jerusalem. Yesus sendiri yang akan datang dan menghancurkan Antichrist, menolong bangsa Israel. Wahyu 19:11-21.
TUJUAN ARMAGEDDON. Mempersiapkan Kerajaan 1000 tahun di bumi yang akan dipimpin oleh Yesus sendiri.Wahyu 20:1-6.
KAPAN PERANG ARMAGEDDON TERJADI. Perang ini akan terjadi setelah Masa Kegembiraan para mempelai Kristus dan setelah 7 tahun Masa Kesengsaraan. Setelah itu Israel akan mengadakan Perjanjian Damai dengan Antichrist selama 7 tahun. Dan pada pertengahan 7 tahun ( 3,5 tahun yang kedua ), Antichrist akan menindas Israel, dan akhir dari 7 tahun akan terjadi Perang Armageddon. Perang dalam Wahyu 16:14 dalam bahasa Yunani adalah POLEMOS yang artinya adalah perang yang berkepanjangan.
Negara-negara yang terlibat perang ARMAGEDDON. Bahwa semua bangsa dunia akan bersatu untuk melawan Israel. Zacharia 12:3 Zacharia 14:2 Wahyu 16:14 Salah satu bangsa yang disebutkan di Alkitab adalah raja-raja dari timur, Wahyu 16:12, yang akan menyeberangi sungai Euphrat. Kemungkinan besar adalah negara-negara Asia.
Kepemimpinan Imam Mahdi
Akan terjadi suatu perselisihan ketika meninggalnya seorang khalifah. Maka keluarlah seorang laki-laki dari penduduk Madinah dan ia lari ke Makkah. Lalu datanglah kepadanya orang-orang yang berasal dari penduduk Makkah, dan mereka membawa laki-laki tersebut dengan paksa. Kemudian mereka memba’iatnya antara sudut Ka’bah dengan maqam Ibrahim. (HR. Ahmad, Abu Dawud, Ibn Abi Syaibah, Thabrani)
Pusat kepemimpinan kaum Muslimin pada hari peperangan yang paling besar (al malhamah kubra) adalah di sebuah negeri yang bernama Ghuthah,
yang mana di negeri itu terdapat sebuah kota yang bernama Damsyik (Damaskus). Ia merupakan tempat tinggal yang terbaik bagi kaum Muslimin pada waktu itu. (HR. Ahmad, Abu Dawud, Al-Hakim)

Pada akhir zaman akan muncul seorang khalifah yang berasal dari umatku, yang akan melimpahkan harta kekayaan selimpah-limpahnya. Dan ia sama sekali tidak akan menghitung-hitungnya. (HR. Ahmad, Muslim)
Masa kenabian akan terjadi dalam masa yang dikehendaki oleh Allah, kemudian Allah akan mencabutnya apabila Ia telah berkehendak untuk mencabutnya. Setelah itu berdirilah kekhalifahan sesuai dengan Sunnah Nabi dalam masa yang dikehendaki Allah, kemudian Allah akan mencabutnya apabila Ia telah berkehendak untuk mencabutnya. Setelah itu berdiri kerajaan yang sangat berkuasa dalam masa yang dikehendaki Allah, kemudian Allah akan mencabutnya apabila Ia telah berkehendak untuk mencabutnya. Setelah itu berdirilah kerajaan diktator (sistem paksa) dalam waktu yang dikehendaki oleh Allah. Kemudian Allah akan mencabutnya apabila Ia telah berkehendak untuk mencabutnya. Setelah itu berdirilah kekhalifahan sesuai dengan Sunnah Nabi, kemudian beliau Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam diam. (HR. Ahmad)
Tidak akan terjadi hari kiamat, sehingga kaum Rum turun di kota A’maq dan di Dabiq (dekat Damaskus). Kemudian datanglah suatu pasukan yang menghadang mereka dari Madinah, yang berasal dari penduduk pilihan bumi. Dan ketika mereka sudah berbaris-baris, maka berkatalah orang-orang Rum: Biarkanlah antara kami dengan orang-orang yang memisahkan diri dari kami (yang masuk Islam) untuk kami perangi. Maka kaum Muslim
berkata: Demi Allah, kami tidak akan membiarkan kamu memerangi saudara-saudara kami. Dan ketika mereka (Al Mahdi bersama pengikutnya) telah sampai di Syam, keluarlah Dajjal. Dan ketika mereka sudah bersiap-siap untuk berperang, mereka berbaris dengan rapi. Tiba-tiba waktu shalat sudah masuk, turunlah ‘Isa bin Maryam ‘alaihissalam. (HR. Muslim, Hakim)

Hampir saja akan muncul lumbung harta berupa emas dari kekeringan sungai Euphrat, maka barangsiapa yang hadir disana hendaklah ia tidak mengambil sedikitpun darinya. (HR. Bukhari Muslim)

Armageddon – Perang Akhir Zaman

Perang Armageddon semakin dekat. Peristiwa besar di akhir zaman yaitu perang dunia terbesar di akhir zaman yang dimulai dari Magiddon sebuah kota di Israel di pegunungan Samaria. Tanda-tanda semakin mendekati kenyataan, dengan mendominasinya Bangsa Israel di Tanah Palestina dan semakin kejinya Bangsa Israel terhadap umat bangsa Palestina dan bangsa-bangsa lainnya.

Kawasan Armageddon - Magiddon - Pegunungan Samaria - Israel
Kawasan Armageddon – Magiddon – Pegunungan Samaria – Israel
Imam Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. Bersabda, “Tidak akan datang hari kiamat sehingga kaum muslimin memerangi kaum Yahudi dan membunuh mereka. Sehingga, bersembunyilah orang-orang Yahudi di belakang batu atau kayu, kemudian batu atau kayu itu berkata, ‘Wahai orang muslim, wahai hamba Allah, ini ada orang Yahudi di belakang saya, kemarilah dan bunuhlah dia!’ Kecuali pohon Gharqad (yang tidak berbuat demikian) karena ia termasuk pohon Yahudi.”
Imam Bukhari meriwayatkan dari Abdullah bin Umar bahwa Rasulullah saw. Bersabda, “Kalian akan diperangi oleh bangsa Yahudi. Lalu, kalian diberi kemenangan atas mereka, sampai-sampai batu pun akan berbicara, ‘Hai muslim, ini seorang Yahudi di balikku, bunuhlah ia!’”
Bibel pasal Yehezkiel (7:15) berjudul Kesudahan Yerusalem menyebutkan, “Pedang ada di luar kota, sampar dan kelaparan ada di dalam. Barang siapa (Yahudi) yang di luar kota akan mati karena pedang, dan berang siapa (Yahudi) yang ada di dalam kota akan binasa oleh kelaparan dan sampar.”
Bibel Kitab Yehezkiel pasal 6 ayat 11-14: “Beginilah firman Tuhan Allah, ‘Bertepuklah dan entakkanlah kakimu ke tanah dan serukanlah, ‘Awas!’ Oleh sebab segala perbuatan kaum Israel yang keji dan jahat, mereka akan rebah mati karena pedang, kelaparan, dan penyakit sampar. Yang jauh akan mati karena sampar, yang dekat akan mati karena kelaparan. Demikianlah Aku akan melampiaskan amarah-Ku kepada mereka. Aku akan mengacungkan tangan-Ku melawan mereka dan tanahnya, dimana saja mereka diam akan Ku buat menjadi musnah dan sunyi sepi mulai dari pedang gurun sampai Ribla’.”
Dua hadits dan kutipan dari Bibel di atas merupakan gambaran tentang episode akhir dari Armageddon. Armageddon yang merupakan peperangan di akhir zaman akan menggilas seluruh kekuatan Yahudi dan negara Israel serta sekutu-sekutunya di seluruh dunia. Betapa hebatnya pertempuran itu, sampai-sampai batu dan kayu ikut berbicara menunjukkan tempat persembunyian Yahudi.
Istilah Armageddon sebenarnya berasal dari bahasa Yunani. Istilah ini kemudian di kalangan orang Barat telah menjadi sinonim dalam pembahasan tentang hari akhir dunia. Di kalangan kaum muslimin juga dijumpai istilah tersebut, yaitu al-Majidun ‘kemuliaan’ yaitu “Perang Kemuliaan”. Hal ini ditemukan dalam beberapa manuskrip yang tersimpan dalam perpustakaan-perpustakaan Islam di Timur Tengah.
Armageddon adalah nama sebuah gunung di Palestina/Israel. Arti dari Armageddon sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu Ar berarti Gunung (Har dalam bahasa Ibrani/Hebrew) dan Mageddon = Magiddo adalah nama kota kuno di wilayah Israel sebelah utara. Kota Magiddo terletak di pegunungan Samaria, di mana gunung ini membentang dari Magiddo di utara sampai ke Hebron di selatan.
Di dunia Barat, Armageddon telah menjadi diskursus yang cukup urgen hingga sekarang. Mereka menggambarkan Armageddon sebagai peristiwa jatuhnya meteor raksasa ke bumi. Padahal, hal itu sangat jauh dari apa yang dimaksud dengan Armageddon itu sendiri. Peristiwa jatuhnya meteor ke bumi hanyalah salah satu episode dalam Armageddon.
Lantas apa hakikat sebenarnya tentang Armageddon? Sebagai jawaban singkat, Armageddon adalah peristiwa besar di akhir zaman, yaitu perang dunia terbesar di akhir zaman yang dimulai dari Magiddo, sebuah kota di Israel di pegunungan Samaria. Nabi Muhammad saw. Menyebut Peperangan Akhir Zaman ini sebagai Al-Malhamah al-Kubro, suatu huru-hara besar yang belum pernah ada tandingannya, yang merupakan arena penampakan Kuasa Allah untuk membungkam kesombongan orang-orang kafir.
Pada episode akhir zaman nanti, Isa Putra Maryam akan turun untuk menghakimi orang Yahudi atau Israel, yaitu orang-orang Yahudi keturunan Samiri si penyembah sapi, serta semua yang menjadi pendukungnya (Rum/Romawi). Mereka bersama pendukung-pendukungnya akan berkumpulkan di gunung Magiddo. Di sinilah Dajjal si Pendusta Besar berperan dalam terwujudnya Pertempuran Akhir Zaman. Di tengah-tengah pertempuran itu, Allah kirimkan “Hantaman yang Keras” (al-Bathsyah al-Kubro) yang menghantam tepat bala tentara Rum dan Israel. Sehingga, mereka terbunuh dengan hebatnya. Puncak dari pertempuran itu, Allah menurunkan Isa Putra Maryam (Yesus) untuk membunuh Dajjal dan pengikutnya.
Peperangan Armageddon ini mempunyai rentang waktu yang lama. Sehingga, menyeret semua negara ke dalam dua poros, yaitu poros kaum kafir yang dipimpin oleh Dajjal dan poros kaum muslimin yang dipimpim oleh Al-Mahdi. Di tengah-tengah berkecambuknya perang ini, turunlah pertolongan Allah kepada kaum muslimin yaitu dengan diturunkannya Isa Almasih Putra Maryam Perawan Suci. Isa akan turun di menara putih di timur Damaskus ketika menjelang fajar. Kemudian Isa masuk ke markas kaum muslimin dan ikut dalam barisan shalat subuh. Setelah itu ia bersama Al-Mahdi akan memimpin kaum muslimin menyerbu seluruh markas kaum kafir, bahkan berhasil membunuh Dajjal dan seluruh orang kafir.
Tempat Berlangsungnya Armageddon
Terdapat banyak istilah tentang Armageddon, Rasulullah menyebutnya sebagai Al-Malhamah al-Kubra ‘pertempuran besar yang tidak ada tandingannya’. Istilah yang lainnya seperti Hari Jabal di Palestina. Istilah-istilah yang lainnya muncul berdasarkan nama tempatnya yaitu Samaria, Bukit al-Quds (Yerusalem), Tanah Isra dan Mikraj, Al-Jabal al-Majid (Majidu asy-Syam), Lembah Yosafat, dan Lembah Penentuan. Nama-nama tempat itu secara geografis adalah sama, yaitu dalam satu tempat/kawasan di Israel dan8 sekitarnya, meliputi juga Libanon bagian selatan yang berhadapan dengan kota Magiddo, bagian barat Yordania, serta bagian selatan Suriah (dataran tinggi Golan).
Tanda-tanda akan tibanya perang Armageddon:
1. Mengumpulnya Bani Israel ke Tanah Palestina.
Mengumpulnya kembali Bani Israel (Yahudi) ke Palestina untuk yang kedua kali merupakan Janji Akhir Allah kepada Bani Israel. Allah berkehendak mengumpulkan seluruh keturunan Yahudi/Israel ke tanah yang telah dijanjikan kepada nenek moyangnya, untuk kemudian diazab dengan azab yang keras.
Firman Allah: “Dan kami berfirman setelah itu kepada Bani Israel, ‘Berdiamlah kalian di Bumi ini dan apabila datang Wa’dul Akhiroh ‘Janji Akhir’, niscaya kami akan mendatangkan kalian dalam keadaan bercampur baur.” (Al-Israa : 104).
2. Memuncaknya Kedurhakaan Israel
Salah satu tanda bahwa Armageddon sudah dekat adalah ditandai dengan memuncaknya kedurhakaan Israel. Bibel Kitab Yesaya (33 : 7-9) menjelaskan tentang pimpinan Israel yang bernama Ariel yang kejam, yang selalu melanggar perjanjian demi perjanjian, yang tidak menghiraukan kecaman manusia, “Lihat orang-orang Ariel menjerit di jalan, utusan-utusan yang mencari damai menangis dengan pedih. Jalan-jalan raya menjadi sunyi dan seorang pun tiada lagi yang melintas di jalan. Perjanjian sudah diingkari, saksi-saksi ditolak, dan manusia tidak dihiraukan. Negeri berkabung dan merana; Libanon tersipu-sipu dan mati rebah; Saron sudah seperti padang belantara, Basn dan Karmel meluruh daun.”
3. Munculnya Gerakan Intifadah
Gerakan Intifadah adalah gerakan perlawanan bangsa Palestina kepada Israel dengan cara melakukan aksi lempar batu. Munculnya intifadah merupakan salah satu tanda dekatnya Armageddon. Bibel telah menyebutkan: “Sebab beginilah Firman Tuhan Allah, ‘Biarlah bangkit sekumpulan orang melawan mereka (Israel) dan biarkanlah mereka menjadi kengerian dan rampasan. Kumpulan orang ini akan melontari mereka dengan batu dan memancung mereka dengan pedangnya, membunuh anak-anak laki-laki dan anak perempuan mereka dan membakar habis rumah-rumah mereka.’ ” (Yehezkiel pasal 23 ayat 46-47).
4. Munculnya Imam Mahdi untuk menghentikan kedurhakaan Israel.
Dari Abdullah, Nabi S.A.W bersabda:
“Jika umur dunia tinggal sehari saja niscaya ALLAH SWT akan memanjangkan hari itu hingga bangkit padanya seorang lelaki dari keturunanku atau dari kaum keluargaku, yang namanya seperti namaku dan nama bapaknya menyerupai nama bapakku, dia akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kesaksamaan sebagaimana sebelumnya bumi dipenuhi dengan kezaliman dan kekejaman”. (Hadits Riwayat Abu Daud dan Tarmizi)